BNN BERHASIL MENANGKAP SINDIKAT KELUARGA PENGEDAR SABU DI MEDAN
BNN BERHASIL MENANGKAP SINDIKAT KELUARGA PENGEDAR SABU DI MEDAN
AGEN DOMINO - Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) meringkus dua terduga anggota sindikat narkoba di Kota Medan, Sumatera Utara. Dalam operasi kali ini, BNN menyita barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 18 kilogram.
Deputi Bidang Pemberantas BNN Irjen Pol Arman Depari mengatakan, penangkapan terhadap kedua tersangka berinisial BO dan RZ dilakukan pada hari Rabu 14 September 2016. Keduanya ditangkap di dua lokasi berbeda di Kota Medan. Satu di hotel dan satu lagi ditangkap di jalan saat sedang transaksi.
Saat keduanya diringkus, pelaku BO menyebut narkotika disimpan di rumah tantenya, Jalan Setia Luhur, Gang Sendiri, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia. Rumah tersebut hanya berjarak empat rumah dari kediamannya.
"Penangkapan kedua pelaku hasil dari kembangan kasus sebelumnya yang tempat kejadian perkara (TKP) Indogrosir, Kota Medan. Pada saat itu diamankan lima tersangka dengan barang bukti 11 kilogram sabu. Kemudian kita kembangkan lagi di Jakarta dan disita 35 kilogram lagi. Pemilik sabu atas nama DIN," ucap Arman Depari di Medan, Kamis 15 September 2016.
Dalam kasus kali ini, ucap Arman Depari, pelaku RZ sempat mengaku sebagai anggota TNI dan ditemukan kartu tanda anggota di dalam celananya. Kemudian saat dilakukan pemeriksaan terhadap instansi yang bersangkutan, ternyata RZ merupakan TNI gadungan dan KTA nya palsu.
"RZ sedang dalam perawatan, karena saat ditangkap, yang bersangkutan overdosis. menurut dokter harus dilakukan perawatan. Nah, pendestribusi barang ini atas nama RZ. Pada saat ini satu orang dibawa untuk pemaparan di TKP," ujar Arman.
Arman menyebut, pemilik rumah tempat ditemukannya barang haram yang juga dijadikan gudang melarikan diri. Pemilik rumah merupakan paman dan tante dari pelaku BO, keduanya kabur sebelum BNN bekerjasama dengan BNNP, Polda Sumut, Polresta dan Bea Cukai melakukan penggerebekan.
"Kami mengimbau kepada keduanya untuk segera menyerahkan diri, karena indentitasnya sudah kita miliki, keduanya meninggalkan anak dua orang yang masih kecil. Saya kira keduanya menyerahkan diri secepatnya, agar cepat selesai permasalahnya," sebut dia.
Arman menambahkan, pelaku yang ditangkap merupakan sindikat yang diatur secara bersamaan dalam hubungan satu keluarga. Dari saudara, tante, adik, dan lain-lain ikut dilibatkan dalam sindikat peredaran gelap narkotika jenis sabu ini.
"Kalau kita lihat sindikatnya, itu sudah cukup lama, karena pada penangkapan pertama di Jakarta itu pada bulan Maret, pertengahan bulan. Kemudian penangkapan kedua di Medan pada akhir Maret dan ini yang ketiga. Namun jika ditanya yang bersangkutan, jawabannya baru sekali," ia mengungkapkan.
SEGERA BERGABUNG DENGAN KAMI WWW.PROMODOMINO.COM. Agen Poker Terpercaya Di Asia dengan menyediakan bonus-bonus menarik untuk new member & member setia kami. Kami juga menyediakan 4 permainan dalam 1 website seperti poker , domino , bandar q , bandar poker!!!





Leave a Comment